Seleksi PPG Kemenag 2026 masih menjadi perhatian banyak guru madrasah dan guru pendidikan agama yang belum memiliki sertifikat pendidik. Program Pendidikan Profesi Guru di bawah Kementerian Agama terus dijalankan sebagai bagian dari percepatan peningkatan kompetensi sekaligus sertifikasi guru binaan Kemenag.
Namun, mekanisme PPG Kemenag perlu dipahami dengan benar. Program yang saat ini menjadi fokus adalah PPG Dalam Jabatan Transformasi+, sehingga peserta bukan mendaftar secara bebas seperti seleksi mahasiswa baru. Guru yang memenuhi kriteria akan dipetakan berdasarkan data Kementerian Agama dan memperoleh pemberitahuan melalui sistem seperti EMIS atau SIAGA.
Program ini juga masih berlanjut pada 2026. Pada Maret 2026, sebanyak 97.122 guru binaan Kemenag diumumkan lulus sertifikasi dari angkatan keempat yang prosesnya telah berlangsung sejak 2025. Kemenag juga menargetkan percepatan sertifikasi bagi ratusan ribu guru berpendidikan S1 dalam beberapa tahun ke depan.
Karena itu, guru sebaiknya memahami persyaratan, cara mengecek pemanggilan, tahapan administrasi, sistem pembelajaran, hingga UKMPPG agar tidak salah mempersiapkan diri.
Daftar Isi
- 1. Mengenal Persyaratan dan Pendaftaran PPG Kemenag 2026
- 2. Apa Saja Tahapan Seleksi PPG Kemenag 2026?
- 3. Materi Tes Substantif dalam PPG Kemenag 2026
- 4. Strategi Persiapan Seleksi PPG Kemenag 2026
- 5. Apa Tantangan dan Pola Soal PPG Kemenag 2026?
- 6. Kesalahan yang Sering Terjadi Peserta PPG
- Mini FAQ
- Ringkasan
Mengenal PPG Kemenag 2026 dan Sasaran Pesertanya
PPG Kemenag merupakan Pendidikan Profesi Guru yang diselenggarakan bagi guru binaan Kementerian Agama untuk memperoleh kompetensi profesional sekaligus sertifikat pendidik.Portal resmi PPG Kemenag saat ini menampilkan program PPG Dalam Jabatan Transformasi+. Pendekatan ini memberikan rekognisi terhadap kapasitas dan kompetensi yang telah dimiliki guru selama menjalankan tugasnya.
Sasaran program mencakup guru madrasah serta guru pendidikan agama, yaitu:
- Guru madrasah.
- Guru Pendidikan Agama Islam.
- Guru Pendidikan Agama Kristen.
- Guru Pendidikan Agama Katolik.
- Guru Pendidikan Agama Hindu.
- Guru Pendidikan Agama Buddha.
- Guru Pendidikan Agama Khonghucu.
Dengan demikian, PPG Dalam Jabatan Kemenag bukan program yang ditujukan terutama untuk fresh graduate yang belum menjadi guru.Fresh graduate perlu membedakannya dengan PPG bagi calon guru atau PPG Prajabatan. Kemenag sebelumnya menjelaskan bahwa PPG Dalam Jabatan diperuntukkan bagi mereka yang sudah berstatus guru, sedangkan PPG Prajabatan memiliki mekanisme berbeda.
Persyaratan PPG Dalam Jabatan Kemenag

Guru tidak otomatis dapat mengikuti program hanya karena sudah mengajar. Ada sejumlah kriteria yang perlu dipenuhi.
Berdasarkan portal resmi PPG Kemenag, persyaratan yang tercantum antara lain:
- Terdaftar aktif sebagai guru pada satuan administrasi pangkal yang masuk dalam sistem pendataan Kementerian Agama.
- Diangkat sebagai guru paling lambat 30 Juni 2023 dan tercatat aktif pada Tahun Ajaran 2023/2024.
- Memiliki kualifikasi akademik minimal S1 atau D-IV.
- Kualifikasi akademik sesuai dengan mata pelajaran PPG Dalam Jabatan yang akan diikuti.
- Belum mencapai batas usia pensiun guru.
- Belum memiliki sertifikat pendidik.
- Sehat jasmani yang dibuktikan melalui surat keterangan dari fasilitas pelayanan kesehatan.
Dari persyaratan tersebut terlihat bahwa linearitas ijazah dan status aktif sebagai guru merupakan dua hal yang perlu diperhatikan.Guru sebaiknya mengecek kembali informasi riwayat pendidikan, mata pelajaran yang diampu, tempat tugas, serta status aktif pada sistem Kemenag. Kesalahan data dapat memengaruhi proses penetapan maupun verifikasi calon peserta.
Baca juga: Persiapan Lengkap Persyaratan PPG Kemenag
Bagaimana Cara Mengetahui Pemanggilan PPG Kemenag?
Salah satu perbedaan PPG Dalam Jabatan Kemenag dengan pendaftaran program umum adalah mekanisme penentuan pesertanya.Guru yang memenuhi kriteria akan memperoleh pemberitahuan melalui akun sistem pendataan masing-masing. Pada pelaksanaan PPG Daljab Transformasi+, Kemenag menggunakan EMIS dan SIAGA dalam proses pemanggilan serta daftar ulang peserta.
Karena itu, langkah awal yang perlu dilakukan guru adalah:
- Masuk ke akun pendataan yang digunakan.
- Memeriksa apakah terdapat notifikasi PPG.
- Memastikan data pribadi sudah benar.
- Mengecek data satuan pendidikan.
- Memastikan riwayat pendidikan sesuai.
- Memeriksa bidang atau mata pelajaran yang tercatat.
- Mengikuti instruksi apabila mendapat pemanggilan PPG.
Guru madrasah maupun guru pendidikan agama sebaiknya tidak hanya menunggu informasi dari grup pesan atau media sosial.Status pada sistem resmi Kementerian Agama jauh lebih penting karena proses daftar ulang dan verifikasi berkaitan langsung dengan data yang tercatat di sana.
Tahapan Awal PPG Kemenag
Tahapan PPG Kemenag perlu dibedakan antara proses menuju penetapan peserta dengan proses pembelajaran setelah peserta masuk program.Portal PPG Kemenag mencantumkan tahapan awal berupa daftar ulang, seleksi administrasi, dan lapor diri ke LPTK.
Dengan demikian, mekanismenya tidak tepat jika langsung digambarkan sebagai:
administrasi → pretest → psikotes → wawancara → PPL.
Struktur tersebut tidak sesuai dengan alur PPG Dalam Jabatan Transformasi+ yang sekarang ditampilkan Kemenag.
Daftar Ulang melalui EMIS atau SIAGA
Guru yang mendapatkan pemanggilan perlu melakukan daftar ulang.Proses tersebut dilakukan melalui sistem EMIS atau SIAGA berdasarkan kelompok guru.Pada tahap ini, peserta perlu memastikan seluruh data dan dokumen yang diminta benar serta dapat terbaca.
Hal yang perlu diperiksa antara lain:
- Identitas.
- Status guru.
- Satuan pendidikan tempat bertugas.
- Riwayat pengangkatan.
- Ijazah.
- Bidang studi.
- Dokumen kesehatan.
- Dokumen pendukung lain sesuai instruksi.
Jangan melakukan finalisasi sebelum seluruh informasi diperiksa ulang.
Seleksi Administrasi
Setelah daftar ulang, Kementerian Agama melakukan seleksi administrasi atau verifikasi dan validasi.Portal PPG Kemenag menyebut dua parameter penting pada tahap ini, yaitu linearitas dan kelengkapan dokumen.
Linearitas berkaitan dengan kesesuaian latar belakang pendidikan peserta dengan bidang studi PPG.Sementara kelengkapan dokumen memastikan calon mahasiswa telah memenuhi seluruh persyaratan administratif program.Karena itu, seleksi administrasi tidak boleh dianggap sekadar proses formal.
Lapor Diri ke LPTK
Guru yang memenuhi seleksi administrasi selanjutnya melakukan lapor diri ke LPTK.LPTK merupakan perguruan tinggi penyelenggara PPG yang akan mendampingi peserta selama menjalani pendidikan profesi.Peserta perlu mengikuti jadwal serta ketentuan lapor diri yang diberikan oleh LPTK masing-masing.Setelah proses tersebut selesai, peserta memasuki rangkaian pembelajaran PPG.
Baca juga: Tahapan Lengkap PPG Kemenag dari Pemanggilan hingga Sertifikasi
Bagaimana Sistem Pembelajaran PPG Kemenag?
PPG Dalam Jabatan Transformasi+ menggunakan pendekatan yang lebih menekankan rekognisi pengalaman guru, pembelajaran mandiri, penggunaan LMS, serta pendampingan.Peserta yang sudah lama mengajar tidak memulai dari titik yang sama dengan seseorang yang belum pernah berada di ruang kelas. Pengalaman profesional tersebut menjadi bagian penting dari proses pendidikan.
Kegiatan PPG secara umum berlangsung mulai dari:
- Pendalaman materi.
- Pengembangan perangkat pembelajaran.
- Induksi.
- Try out.
- UKMPPG.
Pembagian tersebut lebih tepat digunakan ketika menjelaskan PPG Kemenag saat ini dibanding memasukkan psikotes atau wawancara sebagai tahapan wajib tanpa dasar pengumuman resmi.
Materi yang Dipelajari Selama PPG
Pendalaman materi menjadi salah satu komponen utama pembelajaran.
Portal PPG Kemenag menyebut kegiatan pendalaman materi mencakup:
- Mengerjakan pretes modul.
- Mempelajari materi dalam modul secara mandiri dan terstruktur.
- Membuat ringkasan materi pada modul pedagogik.
- Membuat ringkasan materi profesional.
- Mengerjakan tes formatif.
- Menyelesaikan tugas terstruktur.
- Mengerjakan tes akhir modul.
Perlu diperhatikan bahwa pretes yang disebut di sini adalah pretes modul dalam kegiatan pembelajaran, bukan berarti terdapat tahapan seleksi akademik “pretest PPG” sebelum seseorang diterima menjadi peserta.
Ini menjadi salah satu hal yang sering keliru pada informasi PPG yang beredar.Materi pedagogik membantu peserta memperkuat kemampuan merancang pembelajaran, memahami peserta didik, melakukan asesmen, dan menyelesaikan persoalan pembelajaran.Sementara materi profesional berhubungan dengan penguasaan bidang studi masing-masing.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran
Setelah pendalaman materi, mahasiswa menjalani pengembangan perangkat pembelajaran.Kegiatan ini diarahkan agar peserta mampu menghasilkan perangkat pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas.
Produk yang dikembangkan dapat meliputi:
- Analisis Capaian Pembelajaran.
- Tujuan Pembelajaran.
- Alur Tujuan Pembelajaran.
- Materi ajar.
- LKPD.
- Alat peraga.
- Media pembelajaran.
- Instrumen asesmen.
- Modul ajar.
Selain itu, peserta juga menyusun rekaman video pembelajaran dari salah satu pertemuan sesuai ketentuan program.
Bagian ini menunjukkan bahwa PPG bukan sekadar program latihan menjawab soal.Guru harus mampu menunjukkan bagaimana konsep pedagogik dan profesional diterapkan dalam rancangan maupun praktik pembelajaran.
Induksi dan Try Out Menjelang UKMPPG

Setelah menyelesaikan pendalaman materi dan pengembangan perangkat pembelajaran, peserta memasuki tahap induksi dan try out.
Induksi digunakan untuk memperdalam materi yang relevan dengan kisi-kisi UKMPPG.Sementara try out menjadi sarana untuk membiasakan peserta dengan mekanisme uji kompetensi. Portal PPG Kemenag juga menyebut hasil try out menjadi bagian dari persyaratan mengikuti UKMPPG.
Karena itu, peserta sebaiknya memanfaatkan tahap ini untuk mengevaluasi kemampuan.Jangan sekadar mengejar nilai simulasi. Perhatikan soal atau kompetensi yang masih sering salah dan gunakan hasil latihan sebagai dasar menentukan bagian materi yang perlu diperkuat.
Mini FAQ
Apa saja persyaratan utama untuk mendaftar PPG Kemenag 2026?
Calon peserta harus memiliki ijazah S1/D4 dari perguruan tinggi terakreditasi, IPK minimal 2,75, dan memenuhi kelengkapan dokumen administratif seperti KTP dan transkrip nilai.
Bagaimana cara menghadapi tes substantif PPG Kemenag?
Fokuslah pada penguasaan materi bidang studi dan pedagogik, latihan soal berbasis kasus, serta ikuti simulasi ujian online untuk meningkatkan kemampuan analisis dan manajemen waktu.
Apakah ada biaya pendaftaran PPG Kemenag 2026?
Biasanya pendaftaran PPG Kemenag tidak dipungut biaya atau berbeda tergantung kebijakan institusi penyelenggara; pastikan informasi resmi dari situs Kemenag.
Bolehkah peserta PPG mengikuti tes jika sedang bekerja sebagai guru honorer?
Bisa, asalkan memenuhi persyaratan administratif seperti surat izin dari sekolah dan dokumen pendukung lain yang dibutuhkan.
Bagaimana cara mempersiapkan diri untuk tahap wawancara seleksi PPG?
Persiapkan pengetahuan tentang motivasi mengajar, kesiapan mental, serta kemampuan komunikasi yang baik untuk menjelaskan visi dan misi sebagai guru.
Ringkasan
Memahami proses dan tahapan seleksi PPG Kemenag 2026 adalah kunci utama agar persiapan kamu berjalan efektif dan terarah. Mulai dari pendaftaran, tes akademik dan pedagogik, hingga praktik lapangan dan UKMPPG, setiap langkah memiliki tantangan tersendiri yang harus dihadapi dengan strategi matang.
Jangan lupa untuk memanfaatkan sumber belajar seperti platform JadiPPG yang menyediakan materi dan simulasi tes lengkap untuk membantu kamu berlatih dengan metode yang tepat. Dengan persiapan menyeluruh dan mental yang kuat, peluang untuk lolos sertifikasi guru tentu akan semakin terbuka lebar. Semangat terus dalam menyiapkan diri, hasil terbaik ada di tanganmu!


