PPG Prajabatan Kemendikbud 2026 Syarat, Jadwal, Seleksi, dan Status Terbaru

ppg prajabatan kemendikbud 2026

PPG Prajabatan Kemendikbud 2026 menjadi salah satu program yang banyak dicari lulusan S1 maupun D-IV yang ingin melanjutkan ke pendidikan profesi guru. Namun, ada perubahan istilah yang perlu dipahami. Program yang dahulu dikenal sebagai PPG Prajabatan kini secara resmi disebut PPG bagi Calon Guru, sedangkan kementerian penyelenggaranya saat ini adalah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

PPG Calon Guru diperuntukkan bagi lulusan sarjana atau sarjana terapan dari jurusan pendidikan maupun nonkependidikan yang memenuhi persyaratan. Peserta yang berhasil menyelesaikan program berkesempatan memperoleh Sertifikat Pendidik setelah mengikuti pendidikan profesi dan memenuhi ketentuan kelulusan. Program pendidikannya berlangsung selama dua semester dan mencakup perkuliahan, praktik lapangan, proyek kepemimpinan, serta pendampingan.

PPG Prajabatan Kemendikbud 2026 Sekarang Disebut Apa?

Istilah PPG Prajabatan masih sangat sering digunakan calon peserta. Namun, pemerintah saat ini menggunakan nama PPG bagi Calon Guru.

Nama kementerian juga perlu diperbarui.

Istilah “Kemendikbud” atau “Kemendikbudristek” masih sering muncul dalam pencarian dan artikel lama, tetapi pada 2026 penyelenggaraan program berada di bawah Kemendikdasmen melalui Direktorat Pendidikan Profesi Guru.

PPG Calon Guru dirancang untuk menyiapkan calon guru yang profesional, kompeten, berakhlak mulia, dan memiliki Sertifikat Pendidik.

Program dapat diikuti oleh lulusan:

  • S1 kependidikan.
  • S1 nonkependidikan.
  • D-IV atau sarjana terapan.

Asalkan peserta memenuhi persyaratan serta linieritas bidang studi yang ditentukan.

Persyaratan PPG Calon Guru 2026

Pemerintah menetapkan beberapa persyaratan utama dalam seleksi PPG Calon Guru.

Peserta harus memenuhi ketentuan berikut:

  • Warga Negara Indonesia.
  • Tidak terdaftar sebagai guru atau kepala sekolah dalam Dapodik.
  • Berusia paling tinggi 32 tahun pada 31 Desember tahun pendaftaran.
  • Memiliki kualifikasi S1 atau D-IV.
  • Ijazah tercatat di PD-Dikti atau sudah memperoleh penyetaraan untuk lulusan luar negeri.
  • Memiliki IPK minimal 3,00.
  • Memiliki surat keterangan sehat jasmani dan rohani.
  • Memiliki surat keterangan berkelakuan baik sesuai tahapan yang ditentukan.
  • Memiliki surat bebas NAPZA sesuai ketentuan.
  • Menandatangani pakta integritas.
  • Mengikuti seluruh tahapan seleksi.

Surat keterangan berkelakuan baik serta bebas NAPZA dapat diminta pada tahap lapor diri setelah peserta dinyatakan lolos seleksi akhir sesuai ketentuan resmi.

Fresh Graduate Bisa Mendaftar PPG?

Bisa.PPG Calon Guru memang ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin meniti profesi guru.

Peserta tidak diwajibkan terlebih dahulu menjadi guru honorer.Justru salah satu persyaratannya adalah tidak terdaftar sebagai guru atau kepala sekolah dalam Dapodik.

Karena itu, fresh graduate mempunyai kesempatan mengikuti program selama:

  • Sudah lulus S1/D-IV.
  • Ijazah memenuhi ketentuan.
  • IPK minimal 3,00.
  • Usia memenuhi batas.
  • Program studi linier dengan bidang PPG yang dipilih.

Mahasiswa yang masih berada di semester akhir tetapi belum mempunyai kualifikasi S1/D-IV sesuai ketentuan belum dapat disamakan dengan peserta yang sudah memenuhi syarat pendidikan.

Cara Pendaftaran PPG Calon Guru

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui sistem resmi PPG Calon Guru.

Secara umum, peserta menjalani langkah berikut:

Membuat Akun

Gunakan alamat email aktif untuk membuat akun pada sistem pendaftaran.

Simpan email dan password karena akun digunakan selama proses seleksi.

Melengkapi Biodata

Isi data identitas sesuai dokumen resmi.

Periksa kembali:

  • Nama.
  • NIK.
  • Tempat dan tanggal lahir.
  • Nomor kontak.
  • Data pendidikan.

Memeriksa Data Pendidikan

Ijazah S1/D-IV perlu terdaftar di PD-Dikti.

Untuk lulusan perguruan tinggi luar negeri, gunakan data penyetaraan ijazah sesuai ketentuan.

Memilih Bidang Studi PPG

Pilihan bidang studi harus memperhatikan linieritas dengan program studi S1/D-IV.

Pemerintah menyediakan layanan khusus untuk mengecek linieritas program studi.

Melengkapi Persyaratan

Isi dan unggah dokumen yang diminta melalui sistem.

Pastikan seluruh dokumen terbaca jelas dan menggunakan data yang benar.

Menyelesaikan Proses Pendaftaran

Sebelum finalisasi, cek kembali seluruh data karena informasi tersebut digunakan pada proses seleksi administrasi.

Tahapan Seleksi PPG Calon Guru 2026

Seleksi PPG Calon Guru terdiri dari tiga tahap utama:

Seleksi Administrasi

Tahap pertama memeriksa apakah peserta memenuhi persyaratan program.

Data yang diperiksa dapat berkaitan dengan:

  • Identitas.
  • Usia.
  • Pendidikan.
  • IPK.
  • Bidang studi.
  • Kelengkapan administrasi.

Tes Substantif

Peserta yang lolos administrasi dapat mengikuti tes substantif.

Tahap ini berlangsung sebelum wawancara.

Tes Wawancara

Peserta yang dinyatakan lolos tes substantif melanjutkan ke wawancara.

Wawancara menjadi tahap terakhir sebelum pengumuman hasil akhir seleksi.

Alurnya adalah:

Pendaftaran → Administrasi → Tes Substantif → Wawancara → Hasil Akhir

Seleksi bersifat bertahap. Peserta yang tidak lolos pada satu tahap tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.

Materi Tes Substantif PPG

Bagian ini sering keliru disebut sebagai tes akademik dan pedagogik yang berdiri sendiri.

Secara umum, tes substantif PPG Calon Guru mencakup:

  • Kemampuan dasar literasi.
  • Kemampuan dasar numerasi.
  • Penguasaan konten bidang studi.

Artinya, peserta perlu menyesuaikan penguasaan konten dengan bidang studi PPG yang dipilih.

Tes substantif juga perlu dibedakan dari UKPPPG.

Tes substantif merupakan bagian dari seleksi masuk, sedangkan UKPPPG dilaksanakan setelah seseorang diterima dan menjalani pendidikan profesi.

Tahap Wawancara PPG

Peserta yang berhasil melewati tes substantif mengikuti tahap wawancara.

Wawancara digunakan untuk memperoleh gambaran mengenai kesiapan calon mahasiswa dari sisi kompetensi, kepribadian, motivasi, dan karakter sebagai calon pendidik.

Karena itu, tahap ini tidak sebaiknya dianggap sebagai tes teori pedagogik kedua.

Peserta perlu mampu menjelaskan:

  • Motivasi memilih profesi guru.
  • Pengalaman yang relevan.
  • Cara menghadapi masalah.
  • Kemampuan bekerja sama.
  • Sikap terhadap perbedaan.
  • Cara mengambil keputusan.
  • Komitmen mengikuti pendidikan PPG.

Jawaban akan lebih kuat apabila didasarkan pada pengalaman nyata daripada menghafalkan kalimat tertentu.

Bidang Studi yang Dibuka

Pada seleksi PPG Calon Guru 2026, tersedia bidang umum dan kejuruan.

Beberapa bidang umum yang dibuka antara lain:

  • PGSD.
  • PJOK.
  • Bimbingan dan Konseling.
  • Informatika.
  • Pendidikan Pancasila.
  • Bahasa Indonesia.
  • IPS.
  • Seni Budaya.
  • IPA.
  • Matematika.
  • Pendidikan Luar Biasa.
  • PGPAUD.
  • Sejarah.
  • Sosiologi.
  • Bahasa Inggris.
  • Geografi.
  • Ekonomi.
  • Biologi.
  • Kimia.
  • Fisika.

Bidang kejuruan juga tersedia, di antaranya Teknik Otomotif, Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi, Kuliner, Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim, DKV, Perhotelan, Teknik Mesin, Pemasaran, serta bidang lainnya.

Peserta tetap harus mengecek linieritas sebelum menentukan pilihan.

Jadwal Lengkap PPG Calon Guru 2026

Jadwal resmi seleksi tahun 2026 adalah sebagai berikut:

  • Pendaftaran calon mahasiswa: 27 Juni–25 Juli 2026.
  • Pengumuman seleksi administrasi: 26–28 Juli 2026.
  • Cetak kartu peserta: 28 Juli–2 Agustus 2026.
  • Tes substantif: 3–7 Agustus 2026.
  • Pengumuman hasil substantif: dijadwalkan 26 Agustus 2026.
  • Pengumuman jadwal wawancara: 29 Agustus 2026.
  • Wawancara: 31 Agustus–16 September 2026.
  • Pengumuman hasil wawancara: 21 September 2026.

Direktorat PPG kemudian mempublikasikan pengumuman hasil seleksi substantif pada 27 Agustus 2026.

Biaya Seleksi PPG 2026

Pada seleksi PPG Calon Guru 2026, peserta dikenakan biaya pendaftaran seleksi sebesar:

Rp200.000

Biaya tersebut digunakan untuk proses seleksi administrasi dan tes substantif.

Karena itu, pernyataan bahwa pendaftaran PPG Prajabatan 2026 sepenuhnya gratis kurang tepat.

Peserta juga perlu membedakan:

Biaya seleksi

dengan

Biaya pendidikan setelah menjadi mahasiswa PPG.

Ketentuan pembiayaan pendidikan perlu mengikuti informasi resmi pada tahun dan angkatan yang berlaku.

Mini FAQ

Kalau belum paham materi pedagogik, apakah bisa ikut tes PPG?

Meski tidak menguasai materi pedagogik secara sempurna, kamu tetap bisa ikut tes. Namun, disarankan belajar intensif menggunakan buku pedoman PPG dan mengikuti bimbingan agar bisa memahami konsep dasar pedagogik yang penting.

Apakah ada biaya pendaftaran PPG prajabatan?

Biasanya, pendaftaran PPG prajabatan tidak dipungut biaya besar karena disubsidi pemerintah. Namun, cek pengumuman resmi terbaru untuk memastikan informasi biaya dan fasilitas pendukung.

Bagaimana cara mempersiapkan wawancara agar tidak gugup?

Latihan menjawab pertanyaan umum di depan teman atau kamera, serta memahami dengan baik visi dan misi guru akan membantu kamu tampil percaya diri saat wawancara.

Bisa mendaftar PPG jika masih mahasiswa semester akhir?

Umumnya boleh, asalkan sudah mengantongi surat keterangan lulus atau memang syarat akademik sudah terpenuhi sesuai ketentuan program.

Ringkasan

Memahami seluruh proses ppg prajabatan kemendikbud 2026 mulai dari persyaratan, pendaftaran, tes substantif, hingga wawancara merupakan kunci penting agar persiapan dapat dilakukan secara menyeluruh dan efektif. Gunakan strategi belajar yang tepat dan manfaatkan sumber belajar yang kredibel untuk meningkatkan peluang lolos seleksi dan meraih sertifikasi guru.

Terus semangat dan konsisten dalam belajar, jangan ragu memanfaatkan platform bimbingan seperti JadiPPG untuk mendapat latihan soal serta pembahasan yang membantu proses persiapan kamu. Dengan persiapan matang, impian menjadi guru profesional siap diraih.

Bagikan :

Artikel Terbaru Lainnya :

Cari Artikel

Cari artikel dan panduan belajar untuk menemukan berbagai informasi, tips, dan strategi seputar persiapan ujian.

Akses Bimbel JadiPPG