Daftar PPG Prajabatan 2026 menjadi informasi penting bagi lulusan S1 maupun D-IV yang ingin melanjutkan Pendidikan Profesi Guru. Program yang dahulu dikenal sebagai PPG Prajabatan kini secara resmi disebut PPG bagi Calon Guru dan diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Untuk seleksi 2026, pendaftaran berlangsung pada 27 Juni–25 Juli 2026. Artinya, per 16 September 2026 periode daftar PPG Prajabatan 2026 sudah ditutup. Seleksi kini berada pada akhir tahap wawancara yang dijadwalkan berlangsung sampai 16 September, sedangkan hasil akhirnya akan diumumkan pada 21 September 2026.
Daftar PPG Prajabatan 2026 Kapan Dibuka?
PPG bagi Calon Guru Tahun 2026 resmi membuka pendaftaran mulai:
27 Juni–25 Juli 2026.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui sistem resmi PPG Calon Guru yang terhubung dengan SIMPKB. Program ditujukan kepada lulusan perguruan tinggi yang ingin meniti profesi sebagai guru profesional.Karena batas pendaftaran sudah lewat, peserta yang belum melakukan registrasi tidak dapat lagi mengikuti seleksi periode 2026.Calon peserta perlu menunggu pembukaan penerimaan berikutnya dan tidak sebaiknya menganggap jadwal 2026 otomatis berlaku pada tahun selanjutnya.
PPG Prajabatan Sekarang Bernama PPG Calon Guru
Istilah PPG Prajabatan masih sangat sering digunakan dalam pencarian.
Namun nama program yang sekarang digunakan pemerintah adalah:
PPG bagi Calon Guru.
Program ini memberikan kesempatan bagi lulusan pendidikan tinggi untuk menjalani pendidikan profesi dan memperoleh Sertifikat Pendidik setelah memenuhi seluruh ketentuan program.PPG Calon Guru berbeda dari PPG Guru Tertentu.PPG Calon Guru menyasar calon pendidik, sedangkan Guru Tertentu ditujukan kepada guru yang sudah aktif mengajar dan memenuhi persyaratan program.
Baca juga: Pendaftaran PPG Prajabatan 2026 Sudah Ditutup? Cek Syarat, Jadwal, dan Tahap Seleksinya
Syarat Daftar PPG Prajabatan 2026
Calon peserta perlu memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah.
Untuk PPG Calon Guru 2026, ketentuan utamanya adalah:
- Warga Negara Indonesia.
- Belum terdaftar sebagai guru pada Dapodik maupun Simpatika.
- Berusia maksimal 32 tahun pada 31 Desember 2026.
- Memiliki kualifikasi akademik S1 atau D-IV.
- Ijazah tercatat di PD-Dikti atau memiliki penyetaraan bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri.
- Memiliki IPK minimal 3,00.
- Memenuhi ketentuan kesehatan jasmani dan rohani.
- Memenuhi ketentuan surat berkelakuan baik.
- Memenuhi ketentuan bebas NAPZA.
- Menandatangani pakta integritas.
- Mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Jadi, informasi yang menyebut IPK minimal PPG Prajabatan 2026 sebesar 2,75 sudah tidak sesuai dengan ketentuan penerimaan tahun ini.
Fresh Graduate Bisa Daftar PPG Prajabatan 2026?
Bisa.PPG Calon Guru memang diperuntukkan bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin meniti profesi sebagai guru.Peserta tidak harus terlebih dahulu menjadi guru honorer atau memiliki pengalaman mengajar bertahun-tahun.Bahkan, ketentuan 2026 mensyaratkan calon peserta belum terdaftar sebagai guru pada Dapodik maupun Simpatika.
Namun fresh graduate tetap harus memastikan:
- Sudah resmi lulus S1 atau D-IV.
- IPK minimal 3,00.
- Usia memenuhi batas.
- Ijazah tercatat sesuai ketentuan.
- Jurusan memiliki linieritas dengan bidang PPG yang dipilih.
Mahasiswa yang masih semester akhir tetapi belum memiliki kualifikasi S1/D-IV belum dapat disamakan dengan lulusan yang telah memenuhi persyaratan pendidikan.
Cara Daftar PPG Prajabatan 2026

Saat periode penerimaan masih dibuka, calon peserta melakukan pendaftaran melalui sistem resmi PPG Calon Guru.
Secara umum prosesnya sebagai berikut.
Membuka Portal Pendaftaran
Peserta mengakses laman resmi PPG Kemendikdasmen kemudian masuk ke menu pendaftaran PPG Calon Guru.Portal pendaftaran terhubung dengan layanan SIMPKB.
Membuat Akun
Gunakan alamat email aktif yang dapat terus diakses.Pastikan nomor telepon dan informasi kontak juga benar karena akun akan digunakan selama proses seleksi.
Mengisi Biodata
Lengkapi identitas berdasarkan dokumen resmi.Data seperti nama, NIK, tempat dan tanggal lahir, serta informasi pendidikan harus sesuai.
Memeriksa Pendidikan S1/D-IV
Pastikan ijazah tercatat di PD-Dikti.Peserta lulusan perguruan tinggi luar negeri perlu mengikuti ketentuan penyetaraan ijazah.
Memilih Bidang Studi PPG
Bidang yang dipilih harus sesuai dengan ketentuan linieritas program studi S1/D-IV.Jangan menentukan bidang hanya karena merasa menguasai mata pelajaran tersebut.
Melengkapi Data dan Dokumen
Unggah atau isi seluruh dokumen yang diminta.
Pastikan dokumen:
- Terbaca jelas.
- Tidak terpotong.
- Sesuai identitas asli.
- Mengikuti format yang ditentukan.
Membayar Biaya Seleksi
Pada seleksi 2026, peserta dikenakan biaya sebesar:
Rp200.000
Biaya tersebut digunakan untuk proses seleksi administrasi dan tes substantif.
Finalisasi Pendaftaran
Periksa kembali data sebelum mengirim.
Kesalahan pada identitas, pendidikan, pilihan bidang, atau dokumen dapat memengaruhi proses seleksi administrasi.
Baca juga: Info PPG Prajabatan 2026: Jadwal, Syarat, dan Tahapan Seleksi
Tahapan Seleksi PPG Prajabatan 2026

Setelah mendaftar, peserta mengikuti tiga tahap seleksi utama:
Seleksi Administrasi → Tes Substantif → Wawancara → Hasil Akhir
Seleksi berlangsung secara bertahap.
Peserta yang tidak dinyatakan lolos pada satu tahap tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
Seleksi Administrasi
Tahap pertama digunakan untuk memeriksa kesesuaian calon peserta dengan persyaratan program.
Pemeriksaan dapat mencakup:
- Identitas.
- Pendidikan.
- IPK.
- Usia.
- Data pendaftaran.
- Bidang studi.
Tes Substantif
Peserta yang dinyatakan lolos administrasi melanjutkan ke tes substantif.Pada 2026, tes substantif dilaksanakan pada 3–7 Agustus 2026.
Wawancara
Peserta yang lolos tes substantif kemudian mengikuti wawancara.Untuk seleksi 2026, wawancara berlangsung pada 31 Agustus–16 September 2026, sedangkan hasilnya dijadwalkan diumumkan pada 21 September 2026.
Baca juga: Link Pengumuman PPG Prajabatan 2026 dan Cara Cek Hasil Seleksi
Materi Tes Substantif PPG Prajabatan
Bagian ini perlu diluruskan karena cukup banyak informasi lama yang menyebut tes substantif terdiri dari tes akademik, pedagogik, profesional, dan studi kasus secara terpisah.
FAQ resmi PPG menjelaskan bahwa tes substantif mencakup:
- Kemampuan dasar literasi.
- Kemampuan dasar numerasi.
- Penguasaan konten bidang studi yang dipilih.
Literasi
Mengukur kemampuan peserta memahami, mengolah, dan menganalisis informasi tertulis.
Numerasi
Mengukur kemampuan menggunakan angka, data, dan penalaran kuantitatif untuk menyelesaikan persoalan.
Penguasaan Konten
Materi menyesuaikan bidang PPG yang dipilih peserta.Karena itu, peserta perlu memperkuat materi sesuai bidang studi masing-masing.
Tes substantif juga berbeda dengan UKPPPG.
Tes substantif → bagian dari seleksi masuk.
UKPPPG → uji kompetensi setelah peserta menjadi mahasiswa dan menyelesaikan proses pendidikan PPG.
Apa yang Dinilai saat Wawancara?
Wawancara menjadi tahap terakhir seleksi sebelum pengumuman hasil akhir.
FAQ resmi PPG menyebut wawancara menilai aspek:
- Kompetensi.
- Kepribadian.
- Motivasi.
Karena itu, peserta sebaiknya tidak hanya menghafal teori pendidikan.Siapkan pengalaman nyata yang dapat digunakan untuk menjelaskan motivasi, cara menghadapi masalah, kemampuan bekerja sama, pengambilan keputusan, dan komitmen terhadap profesi guru.Jawaban yang berasal dari pengalaman pribadi biasanya lebih mudah dijelaskan secara runtut dibandingkan jawaban yang sepenuhnya dihafal.
Biaya Daftar PPG Prajabatan 2026
Biaya PPG perlu dibedakan menjadi biaya seleksi dan biaya pendidikan.
Biaya Seleksi
Calon peserta membayar:
Rp200.000
Biaya tersebut digunakan untuk seleksi administrasi dan tes substantif.
Biaya Pendidikan
Setelah lolos seleksi dan menjadi peserta PPG Calon Guru, biaya pendidikan ditetapkan:
Rp8,5 juta per semester.
Program berlangsung selama dua semester sehingga total biaya pendidikan adalah:
Rp17 juta.
Namun, pemerintah memberikan seluruh biaya pendidikan tersebut dalam bentuk beasiswa atau bantuan pemerintah kepada peserta yang dinyatakan lolos seleksi dan ditetapkan sebagai mahasiswa PPG Calon Guru 2026.
Jadi:
Biaya seleksi Rp200.000 → dibayar peserta.
Biaya pendidikan Rp17 juta → diberikan dalam bentuk bantuan pemerintah.
Mini FAQ
Apakah ada batas usia untuk daftar PPG prajabatan 2026?
Umumnya tidak ada batas usia yang ketat, tapi peserta diharapkan memiliki kesiapan fisik dan mental mengikuti program pembelajaran yang intensif.
Kalau belum lulus tes administrasi, apakah bisa mengajukan banding?
Biasanya ada proses sanggah atau verifikasi ulang, tapi pastikan kamu telah memenuhi semua persyaratan dan dokumen lengkap sejak awal.
Apakah latihan soal dari JadiPPG membantu meningkatkan peluang lolos?
Sangat membantu karena materi soal disesuaikan dengan pola seleksi resmi dan dilengkapi pembahasan yang mudah dipahami.
Berapa lama waktu yang ideal untuk persiapan seleksi PPG?
Waktu ideal sekitar 3-6 bulan dengan belajar rutin dan fokus untuk menguasai materi akademik dan pedagogik.
Apakah setiap peserta wajib mengikuti praktik lapangan dalam PPG?
Ya, praktik pengalaman lapangan (PPL) adalah bagian wajib untuk menerapkan teori dalam pembelajaran nyata sebelum mendapatkan sertifikat pendidik.
Ringkasan
Daftar PPG prajabatan 2026 adalah langkah awal yang harus dilalui dengan persiapan matang mulai dari pengumpulan dokumen, pemahaman syarat, hingga latihan tes akademik dan pedagogik. Memahami tahapan seleksi dan pola soal akan membantumu menyusun strategi belajar efektif serta menjaga motivasi hingga lolos dan memperoleh sertifikasi guru.
Terus konsisten belajar, rajin latihan soal, dan gunakan sumber belajar terpercaya seperti JadiPPG untuk memaksimalkan persiapanmu. Semangat terus dan raih kesempatan menjadi guru profesional yang diidamkan!


