cara daftar ppg prajabatan menjadi salah satu topik paling dicari oleh lulusan baru dan calon guru beberapa tahun terakhir, apalagi menjelang pembukaan seleksi 2026. Persaingan ketat, kuota terbatas, dan alur pendaftaran yang serba online sering membuat banyak orang bingung, terlambat, atau bahkan gagal hanya karena kesalahan teknis yang sebenarnya bisa dihindari.
Jika Anda benar-benar serius ingin menjadi guru profesional dan memperoleh sertifikat pendidik melalui jalur PPG Prajabatan, memahami alur terbaru dan detail persyaratan adalah langkah pertama yang tidak boleh Anda lewatkan.
Program Pendidikan Profesi Guru Prajabatan dirancang oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk menyiapkan calon guru yang kompeten, berkarakter, dan siap ditempatkan di berbagai satuan pendidikan.
Di tengah perubahan regulasi sertifikasi guru, PPG Prajabatan menjadi jalur utama bagi lulusan S1, S1 Terapan, atau D-IV, baik dari jurusan kependidikan maupun nonkependidikan, yang ingin memiliki karier formal sebagai guru di sekolah.
Tulisan ini disusun agar Anda tidak hanya tahu “apa saja syaratnya”, tetapi benar-benar memahami strategi, alur teknis di website resmi dan SIMPKB, jenis dokumen yang perlu disiapkan, sampai gambaran seleksi dan perkuliahan dua semester yang akan Anda jalani.
Tujuannya sederhana: saat pendaftaran PPG Prajabatan gelombang 2026 dibuka, Anda sudah siap lahir batin, bukan lagi panik bongkar-bongkar map ijazah di menit terakhir.
Apa Itu PPG Prajabatan dan Mengapa Penting Dipahami Sebelum Mendaftar
Sebelum masuk ke teknis cara daftar, penting untuk benar-benar memahami apa yang sedang Anda tuju. Banyak pendaftar yang “sekadar ikut-ikutan” tanpa menyadari konsekuensi akademik, finansial, dan komitmen waktunya.
PPG Prajabatan adalah program Pendidikan Profesi Guru bagi calon guru, yang diselenggarakan setelah Anda lulus S1, S1 Terapan, atau D-IV. Fokus utamanya adalah membekali calon guru dengan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, serta mengantarkan Anda pada sertifikat pendidik, yang menjadi salah satu syarat utama untuk diangkat sebagai guru profesional dan memperoleh tunjangan profesi sesuai regulasi yang berlaku.
Program ini biasanya berlangsung 2 semester penuh, terdiri atas:
- Perkuliahan yang fokus pada pedagogi, penguasaan materi ajar, asesmen, serta karakter dan kepemimpinan guru.
- PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) sekitar 12 SKS di sekolah mitra, di mana Anda mengajar langsung, membuat perangkat ajar, dan mendapat supervisi dari dosen serta guru pamong.
- Proyek kepemimpinan, kegiatan refleksi, dan seminar PPG yang mengasah kemampuan Anda memecahkan masalah nyata di kelas dan sekolah.
Mengapa perlu memahami hal ini sejak awal? Karena:
- PPG Prajabatan bukan sekadar “pelatihan singkat”. Ini setara program profesi yang intensif, dengan tugas dan beban belajar cukup tinggi.
- Anda akan diminta komitmen waktu yang tidak ringan. Dalam banyak kasus, sulit untuk menjalani pekerjaan penuh waktu bersamaan dengan PPG, kecuali Anda punya manajemen waktu yang sangat baik.
- Setelah lulus, Anda diharapkan siap ditempatkan dan mengajar di satuan pendidikan dengan kebutuhan guru yang tinggi, termasuk di daerah yang mungkin jauh dari domisili awal.
Jika Anda merasa siap dengan komitmen tersebut, maka memahami cara daftar PPG Prajabatan secara teknis menjadi langkah logis berikutnya.
Syarat Umum dan Dokumen Penting: Jangan Sampai Tertahan di Tahap Administrasi

Banyak calon peserta gugur bahkan sebelum tes akademik dimulai, hanya karena syarat administrasi tidak terpenuhi atau dokumen tidak sesuai. Di bagian ini, mari kita urai secara sistematis, lalu bahas tips praktis agar Anda lolos administratif dengan mulus.
Status dan Identitas Peserta
Secara umum, peserta PPG Prajabatan harus:
- Warga Negara Indonesia (WNI). Data akan dicocokkan dengan NIK di Dukcapil, jadi pastikan nama, tanggal lahir, dan NIK di KTP sesuai dan terbaca jelas.
- Belum terdaftar sebagai guru atau kepala sekolah di Dapodik atau Simpatika. Artinya, program ini benar-benar ditujukan untuk calon guru yang belum berprofesi sebagai guru tetap pada satuan pendidikan formal.
- Usia maksimal 32 tahun pada tanggal 31 Desember tahun pendaftaran. Misalnya, jika pendaftaran 2026, maka per 31 Desember 2026 usia Anda tidak boleh lebih dari 32 tahun. Perhitungan usia ini sering menjadi titik rawan, jadi cek baik-baik tahun lahir Anda.
Jika Anda sudah terdaftar sebagai guru di Dapodik atau Simpatika, biasanya jalur yang relevan adalah PPG Dalam Jabatan, bukan Prajabatan.
Latar Belakang Pendidikan dan IPK Minimum
Syarat akademik yang menjadi “gerbang awal” adalah:
- Lulusan S1, S1 Terapan, atau D-IV yang terdaftar di PD-Dikti.
- IPK minimal 3,00 pada skala 4,00.
Data ini sering dicek silang dengan basis data perguruan tinggi dan PD-Dikti. Jadi, jika:
- Nama Anda di ijazah dan transkrip sedikit berbeda dengan di KTP (misalnya ada salah ketik atau beda huruf), segera urus surat keterangan dari kampus.
- Program studi Anda belum muncul di PD-Dikti, koordinasikan lebih dulu dengan bagian akademik kampus sebelum masa pendaftaran, agar saat mengisi di SIMPKB tidak terkendala.
Bagi lulusan nonkependidikan (misalnya S1 Matematika murni, S1 Fisika, S1 Bahasa Inggris nonpendidikan, dan sebagainya), PPG Prajabatan tetap terbuka. Anda tinggal memilih bidang studi PPG yang sesuai dengan linieritas ijazah.
Kontak dan Akun Digital yang Harus Aktif
Karena proses pendaftaran 100 persen online, maka:
- Anda wajib memiliki email aktif yang bisa menerima email verifikasi.
- Nomor HP harus terkoneksi WhatsApp yang masih digunakan dan tidak sering berganti.
Jangan gunakan email sementara, atau email lama yang jarang Anda buka. Banyak pengumuman penting, tautan verifikasi, hingga reset password dikirim ke email ini. Sebaiknya, gunakan satu email “serius” dengan nama yang profesional, misalnya: namalengkap.ppg@gmail.com atau yang sejenis.
Pakta Integritas dan Dokumen Legal
Beberapa dokumen legal menjadi keharusan:
- Pakta integritas, diunduh dari aplikasi pendaftaran, kemudian:
- Dicetak.
- Diisi dan ditandatangani.
- Ditandatangani di atas materai Rp10.000.
- Dipindai (scan) kembali ke format PDF/JPG sesuai ketentuan ukuran file.
- Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari fasilitas kesehatan resmi (puskesmas atau rumah sakit).
- SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) sebagai bukti berkelakuan baik.
- Surat bebas NAPZA. Di beberapa sumber, ini diberi tanda khusus sebagai opsional atau tergantung kebijakan gelombang dan LPTK, namun sangat baik jika Anda menyiapkannya sejak awal.
Tips praktis: proses pembuatan SKCK dan surat keterangan sehat kadang memerlukan waktu beberapa hari. Sebaiknya Anda mulai mengurus ketika informasi awal pembukaan pendaftaran sudah dirilis, jangan menunggu detik-detik akhir.
Foto Formal dan Persyaratan Teknis File
Jangan remehkan bagian foto. Sistem dapat menolak jika:
- Background warna tidak sesuai.
- Ukuran file terlalu besar.
- Pose tidak formal.
Untuk PPG Prajabatan, ketentuan yang umum digunakan:
- Foto formal:
- Kemeja putih.
- Dasi hitam untuk pria.
- Jilbab hitam bagi yang berhijab.
- Latar belakang biru.
- Ukuran maksimum 1 MB dengan format JPG/JPEG.
- Hindari selfie. Gunakan foto studio atau minimal foto dengan pencahayaan baik dan proporsi wajah yang jelas.
Selain foto, file lain seperti ijazah, transkrip nilai, KTP/KK, biasanya diminta dalam format:
- PDF untuk ijazah dan transkrip.
- JPG atau PNG untuk KTP, KK, dan foto.
- Ukuran file sering dibatasi, misalnya maksimal 1–2 MB per file. Siapkan aplikasi kompres PDF/JPG di ponsel atau laptop agar mudah menyesuaikan.
Jika Anda menyiapkan semua ini jauh hari, tahap administrasi akan terasa jauh lebih ringan.
Langkah Teknis Cara Daftar PPG Prajabatan: Dari Buat Akun sampai Submit Final
Sekarang kita masuk ke bagian inti: alur teknis pendaftaran. Walaupun ada kemungkinan penyesuaian minor setiap tahun, kerangka umumnya relatif sama. Di 2025–2026, jalur utama pendaftaran berada melalui SIMPKB dan portal resmi PPG Kemdikbudristek.
Agar mudah diikuti, bayangkan Anda sedang melakukan langkah-langkah berikut di layar gawai atau laptop.
Mengakses Situs Resmi PPG Prajabatan
Langkah pertama, pastikan Anda masuk ke situs resmi. Hindari mengklik tautan dari sumber tidak jelas.
Portal yang umum digunakan:
- Situs resmi PPG seperti:
- ppg.kemdikbud.go.id
- ppg.kemendikdasmen.go.id
- Portal GTK / SIMPKB:
- gtk.belajarkemdikdasmen.go.id
- ppg-prajab.simpkb.id/pendaftaran (saat aktif)
Biasanya, di halaman utama akan tersedia menu yang jelas seperti:
- “PPG Prajabatan”
- “PPG bagi Calon Guru”
- atau sejenisnya.
Setelah itu, cari dan pilih bagian seperti:
- “Daftar PPG bagi Calon Guru”
- kemudian pilih “Daftar sebagai Peserta” atau “Registrasi”.
Jika Anda mengakses melalui SIMPKB, Anda akan dipandu membuat akun terlebih dahulu bila belum memiliki.
Membuat Akun dan Verifikasi Email
Pembuatan akun biasanya dimulai dengan:
- Mengisi alamat email aktif.
- Mengisi nama lengkap awal dan kata sandi.
- Mengirim permintaan verifikasi.
Sistem akan mengirim email berisi:
- Tautan verifikasi.
- Atau kode OTP yang harus Anda input kembali di laman pendaftaran.
Pastikan:
- Anda mengecek juga folder spam atau promosi bila email verifikasi tidak masuk di kotak masuk utama.
- Jangan berkali-kali mengklik “kirim ulang” terlalu cepat. Beri jeda beberapa menit agar sistem tidak mendeteksi aktivitas mencurigakan.
Begitu akun terverifikasi, Anda dapat lanjut ke pengisian data diri yang lebih rinci.
Verifikasi Data Dasar: NIK dan Identitas Pribadi
Pada tahap ini, Anda diminta mengisi:
- NIK sesuai KTP.
- Nama lengkap.
- Jenis kelamin.
- Tempat dan tanggal lahir.
Sistem akan melakukan verifikasi otomatis dengan basis data kependudukan. Bila data sesuai, Anda dapat melanjutkan pengisian:
- Alamat domisili lengkap.
- Nomor HP yang terkoneksi WhatsApp.
Kalau muncul pesan error seperti “data tidak ditemukan” atau “NIK sudah terdaftar”, jangan panik. Beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Pastikan tidak ada salah input digit NIK.
- Cek apakah Anda pernah mendaftar PPG Prajabatan sebelumnya dengan email berbeda. Jika pernah, gunakan mekanisme pemulihan akun, jangan membuat akun ganda.
- Bila tetap bermasalah, manfaatkan kontak bantuan resmi di portal atau hubungi helpdesk LPTK saat masa pendaftaran.
Login dan Mengisi Formulir Pendaftaran Lengkap
Setelah akun dan identitas dasar beres, login kembali ke portal PPG atau SIMPKB, lalu masuk ke menu pendaftaran PPG Prajabatan.
Beberapa bagian formulir yang umum diisi:
- Biodata lengkap
- Nama lengkap sesuai ijazah dan KTP.
- NIK, nomor KK, alamat sesuai KTP dan domisili.
- Status pernikahan, dan data lain yang diminta.
- Data pendidikan tinggi
- Nama perguruan tinggi.
- Program studi.
- Jenjang (S1, S1 Terapan, D-IV).
- Tahun masuk dan lulus.
- IPK sesuai transkrip.
- Nomor ijazah jika diminta.
- Bidang studi PPG
- Anda akan diminta memilih bidang studi yang akan diambil, misalnya:
- PPG Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PGSD, Pendidikan IPA, dan sebagainya.
- Perhatikan linieritas antara program studi S1 Anda dan bidang studi PPG. Informasi linieritas biasanya tercantum di panduan resmi pendaftaran.
- Anda akan diminta memilih bidang studi yang akan diambil, misalnya:
- Riwayat dan minat mengajar
- Beberapa formulir meminta Anda mengisi:
- Pengalaman mengajar (jika ada, meski informal).
- Minat lokasi mengajar, misalnya di daerah tertentu atau jenjang tertentu.
- Di sini, tunjukkan konsistensi minat Anda menjadi guru. Jangan asal isi.
- Beberapa formulir meminta Anda mengisi:
- Kuesioner refleksi diri atau esai singkat
- Beberapa gelombang pendaftaran menerapkan kuesioner yang menggali:
- Motivasi menjadi guru.
- Pengalaman menghadapi tantangan saat memimpin atau mengajar.
- Nilai-nilai yang Anda pegang sebagai calon pendidik.
- Luangkan waktu khusus untuk menjawab dengan serius dan jujur. Hindari jawaban klise seperti “karena saya ingin mencerdaskan bangsa” tanpa contoh konkret.
- Beberapa gelombang pendaftaran menerapkan kuesioner yang menggali:
Sebelum lanjut ke tahap unggah dokumen, biasakan memeriksa kembali semua isian. Data yang terkunci setelah submit sulit untuk diubah.
Mengunggah Dokumen Pendukung
Tahap ini membutuhkan kesiapan teknis. Dokumen yang biasanya diminta meliputi:
- Ijazah S1/S1 Terapan/D-IV dalam format PDF.
- Transkrip nilai dalam format PDF.
- KTP dan/atau KK dalam format JPG/PNG.
- Foto formal dengan ketentuan kemeja putih, dasi hitam, jilbab hitam, latar biru, maksimal 1 MB.
- Pakta integritas yang sudah ditandatangani di atas materai.
- Surat keterangan sehat jasmani dan rohani.
- SKCK sebagai bukti berkelakuan baik.
- Surat bebas NAPZA jika disyaratkan untuk gelombang tersebut.
Beberapa tips untuk menghindari gagal unggah:
- Gunakan penamaan file yang rapi, misalnya:
- Ijazah_NamaLengkap.pdf
- Transkrip_NamaLengkap.pdf
- Pastikan file tidak buram dan seluruh teks terbaca.
- Jika ukuran file terlalu besar:
- Kompres menggunakan aplikasi kompres PDF/JPG di ponsel.
- Hindari memotong bagian penting dokumen.
Setelah semua terunggah, biasanya ada indikator atau checklist yang menandakan bahwa persyaratan sudah lengkap.
Pembayaran Biaya Pendaftaran (Jika Berlaku)
Pada beberapa skema, terdapat biaya pendaftaran atau seleksi yang harus dibayarkan melalui:
- Virtual account.
- Bank mitra yang tercantum di pengumuman resmi.
Perhatikan:
- Batas waktu pembayaran.
- Nomor virtual account yang bersifat unik.
- Bukti pembayaran perlu disimpan, bahkan bila tidak diminta diunggah.
Jika Anda terlambat membayar, status pendaftaran bisa otomatis hangus. Jangan tunggu hari terakhir, apalagi jika Anda mengandalkan transfer lewat ATM atau teller.
Submit Final dan Menunggu Proses Seleksi
Setelah data lengkap dan (jika ada) pembayaran sudah masuk, Anda harus melakukan submit final. Banyak peserta yang sudah merasa “selesai” padahal belum menekan tombol submit.
Setelah submit:
- Cek kembali dashboard akun Anda di portal.
- Pastikan status menunjukkan bahwa pendaftaran sudah diterima untuk tahap seleksi administrasi.
- Simpan atau unduh bukti pendaftaran jika disediakan.
Mulai dari sini, tugas Anda adalah:
- Rutin memantau pengumuman di:
- Portal resmi PPG dan SIMPKB.
- Email yang digunakan saat mendaftar.
- Menyiapkan diri untuk tahap seleksi berikutnya, baik akademik maupun wawancara.
Tahapan Seleksi PPG Prajabatan dan Gambaran Program 2 Semester
Lulus administrasi hanyalah langkah awal. Setelah itu, Anda akan berhadapan dengan serangkaian tes yang dirancang untuk memastikan bahwa Anda benar-benar siap menjadi calon guru profesional.
Seleksi Administrasi
Seleksi administrasi adalah tahap penyaringan berkas. Di sini, panitia akan memeriksa:
- Kesesuaian data di formulir dengan dokumen yang diunggah.
- Kecocokan usia, IPK, dan status non-guru.
- Kelengkapan dokumen legal seperti SKCK dan surat sehat.
Banyak peserta gugur karena:
- Dokumen buram atau tidak jelas.
- IPK atau program studi tidak sesuai ketentuan.
- Data di PD-Dikti bermasalah.
- Pakta integritas tidak sesuai format atau tidak bermaterai.
Karena itu, kedetailan Anda saat menyiapkan berkas punya dampak langsung pada hasil seleksi.
Seleksi Akademik atau Substantif
Jika lolos administrasi, Anda akan diundang mengikuti tes akademik/substantif yang umumnya dilakukan secara online terpusat. Bentuk tes bisa berupa:
- Soal pilihan ganda yang menguji:
- Penguasaan materi bidang studi (misalnya Matematika, Bahasa Indonesia, IPA).
- Kemampuan literasi dan numerasi.
- Pemahaman dasar pedagogik dan logika berpikir.
Persiapan yang bisa Anda lakukan:
- Mengulang kembali materi inti bidang studi S1 Anda.
- Mencari contoh soal seleksi PPG Prajabatan tahun-tahun sebelumnya dari sumber tepercaya.
- Melatih pengerjaan soal berbasis komputer agar terbiasa dengan batasan waktu.
Ingat, IPK tinggi saja tidak cukup. Kemampuan mengaplikasikan konsep dalam soal kasus sangat penting.
Wawancara dan/atau Tes Kepribadian
Beberapa skema PPG Prajabatan mengikutsertakan:
- Wawancara yang dilakukan secara daring atau luring.
- Penilaian motivasi, integritas, kemampuan komunikasi, dan potensi kepemimpinan.
Dalam sesi ini, hal yang akan dinilai bukan hanya jawaban isi, tetapi juga:
- Cara Anda menyampaikan gagasan.
- Konsistensi antara motivasi yang tertulis dalam formulir dan apa yang Anda ceritakan saat wawancara.
- Kematangan emosi dan kesiapan menghadapi tantangan sebagai guru.
Latih diri menjawab pertanyaan seperti:
- Mengapa Anda ingin menjadi guru?
- Bagaimana Anda menangani siswa yang sulit dikendalikan?
- Apa yang akan Anda lakukan jika ditempatkan jauh dari keluarga?
Pengumuman Kelulusan dan Lapor Diri
Setelah seluruh tahap seleksi selesai, pengumuman kelulusan biasanya dilakukan bertahap dan dipublikasikan melalui:
- Portal resmi PPG atau SIMPKB.
- Kadang dilengkapi pengumuman di website LPTK (FKIP, fakultas keguruan) tempat Anda diterima.
Jika dinyatakan lulus sebagai mahasiswa PPG Prajabatan, Anda akan diminta melakukan lapor diri, umumnya berupa:
- Pengisian data ulang di sistem akademik LPTK.
- Pengunggahan ulang atau tambahan dokumen seperti:
- Scan ijazah dan transkrip yang lebih jelas.
- Pas foto dengan ketentuan tertentu.
- Konfirmasi kesediaan mengikuti program sesuai jadwal.
Contohnya, pada gelombang 1 tahun 2026, beberapa LPTK meminta calon mahasiswa PPG untuk lapor diri dengan mengunggah kembali ijazah dan dokumen lain, mengikuti format internal kampus.
Gambaran Singkat Kuliah PPG Prajabatan
Begitu resmi terdaftar sebagai mahasiswa PPG Prajabatan, Anda akan memasuki program dua semester penuh yang umumnya mencakup:
- Semester 1
- Mata kuliah pedagogik dasar, misalnya:
- Perencanaan pembelajaran.
- Strategi mengajar aktif.
- Asesmen pembelajaran.
- Penguatan karakter dan literasi, termasuk projek mini dan refleksi.
- Mata kuliah pedagogik dasar, misalnya:
- Semester 2
- Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) 12 SKS di sekolah mitra.
- Anda akan:
- Menyusun RPP, modul ajar, dan bahan ajar.
- Mengajar di kelas nyata di bawah supervisi guru pamong.
- Dievaluasi melalui observasi dan refleksi rutin.
- Proyek kepemimpinan dan seminar PPG, di mana Anda mempresentasikan pengalaman dan solusi inovatif dalam pembelajaran.
Pada akhir program, jika Anda memenuhi seluruh persyaratan akademik dan kelulusan, Anda akan memperoleh sertifikat pendidik sebagai guru profesional sesuai bidang studi yang dijalani.
Program ini intensif, tetapi juga sangat membentuk. Dengan persiapan mental sejak masa pendaftaran, Anda akan lebih siap menjalani dua semester yang padat aktivitas.
Tanpa terasa, dari memahami cara daftar ppg prajabatan, menyiapkan berkas administrasi, mengikuti seleksi, hingga membayangkan aktivitas dua semester, Anda sudah berada beberapa langkah lebih maju daripada sekadar “penasaran tapi tidak bertindak”. Menjadi guru profesional bukan perjalanan yang instan, tetapi setiap formulir yang Anda isi, setiap dokumen yang Anda siapkan, dan setiap tes yang Anda lewati adalah bagian dari proses pembentukan diri.
Jika Anda:
- Masih ragu dengan kemampuan diri, ingat bahwa PPG Prajabatan dirancang justru untuk membentuk, bukan hanya menyaring.
- Khawatir gagal seleksi pertama, jadikan itu peluang evaluasi dan persiapan ulang. Banyak guru hebat yang sejarahnya dimulai dari “gagal di percobaan pertama”.
- Bingung harus mulai dari mana, gunakan panduan ini sebagai checklist: cek usia dan IPK Anda, pastikan NIK dan data PD-Dikti beres, siapkan dokumen legal, dan pantau rutin pengumuman di situs resmi PPG serta SIMPKB.
Saat pendaftaran PPG Prajabatan 2026 dibuka, jangan biarkan kesempatan berlalu hanya karena Anda terlambat menyiapkan hal-hal teknis yang sebenarnya bisa dipersiapkan jauh hari. Jika niat Anda sungguh untuk mendidik, menginspirasi, dan menjadi bagian dari perubahan di ruang kelas Indonesia, maka langkah pertama itu ada di tangan Anda hari ini: mulai benahi data, kumpulkan dokumen, dan mantapkan hati untuk melangkah.
Guru yang baik tidak hanya lahir dari niat yang tulus, tetapi juga dari kesiapan menghadapi proses yang panjang dan terukur. PPG Prajabatan adalah salah satu gerbangnya. Anda siap melangkah ke sana.
Baca Juga : Syarat PPG Daljab Bikin Gagal Lolos? Cek Ini!
Sumber Referensi
- SELARAS.CO.ID – Cara Daftar PPG: Pendaftaran PPG Prajabatan dan Dalam Jabatan Secara Online
- PPG.KEMENDIKDASMEN.GO.ID – Informasi PPG Bagi Calon Guru
- PPG.UNPKEDIRI.AC.ID – Cara Pendaftaran PPG Prajabatan
- PPG.FKIP.UNPATTI.AC.ID – Pendaftaran PPG Prajabatan
- PUSATSTUDIJATIM.ID – Sertifikasi Guru 2026: Jalur, Syarat, dan Prosedur Terbaru yang Wajib Diketahui
- FKIP.UKSW.EDU – Lapor Diri Mahasiswa PPG Calon Guru Prajabatan Tahun 2026 Gelombang 1
Program Value Jadi PPG
“Menjadi guru profesional bersama JadiPPG Join grup dan kegiatan update👇🏻”
📋 Cara Membeli dengan Mudah:
- Unduh Aplikasi JadiPPG: Temukan aplikasi JadiPPG di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
- Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiPPG Anda melalui aplikasi atau situs web.
- Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
- Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “bimbelppg” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
- Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES128”, masukkan untuk diskon tambahan.
- Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
- Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.
Ayoo Download Aplikasi JadiPPG karena banyak sekali yang bisa kamu dapatkan agar kalian CEPAT TERLATIH dengan Soal soal PPG 2024!!!
- Dapatkan ribuan soal PPG 2024 dengan pembahasan yang mudah dipahami, berupa video dan teks
- Live Class Gratis (Berlajar Bareng lewat Zoom)
- Materi-materi PPG 2024
- Ratusan Latsol PPG 2024
- Puluhan paket Simulasi PPG 2024
- dan masih banyak lagi yang lainnya
>

