PPG 2026 Daljab – bagi banyak guru honorer, terutama guru PAI di bawah Kemenag maupun guru mapel umum di sekolah, bukan sekadar program pendidikan profesi. Ini adalah harapan baru di tengah perjuangan panjang: mengajar dengan gaji pas-pasan, ikut seleksi PPPK yang ketat, sambil tetap mempersiapkan diri untuk sertifikasi pendidik.
Di saat formasi PPPK makin kompetitif dan banyak guru honorer masih belum lolos seleksi, sertifikat pendidik dari PPG Dalam Jabatan menjadi “senjata kedua” yang sangat penting, karena membuka pintu menuju Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan pengakuan resmi sebagai guru profesional. Apalagi, dengan selesainya PPG Daljab PAI Kemenag tahun 2025 dan mulai cairnya TPG di 2026, jelas bahwa ppg 2026 daljab akan menjadi momen krusial bagi guru-guru yang ingin naik kelas, baik dari sisi kompetensi maupun kesejahteraan.
Bukan Sekadar Sertifikasi, tapi Kenaikan Derajat Guru

Sebelum membahas strategi belajar dan manajemen waktu, penting untuk memahami dulu apa sebenarnya makna ppg 2026 daljab bagi guru honorer dan guru yang sudah mengajar.
PPG Dalam Jabatan (PPG Daljab) adalah program pendidikan profesi untuk guru yang sudah mengajar (in-service teacher). Program ini ditujukan untuk:
- Lulusan S-1 Kependidikan yang sudah mengajar.
- Lulusan S-1/D-IV Nonkependidikan yang memiliki minat dan penugasan mengajar.
Tujuannya bukan hanya “mengasih sertifikat”, tetapi membentuk guru yang benar-benar memenuhi standar kompetensi nasional: pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Di era Industri 4.0, PPG Daljab dirancang untuk menjawab masalah klasik guru di Indonesia: masih banyak yang belum berkualifikasi S-1, kompetensi pedagogik belum kuat, dan belum terbiasa dengan pembelajaran abad 21.
Karena itu, dalam desain resminya, PPG Dalam Jabatan menekankan:
- Berpikir kritis dan pemecahan masalah: bukan sekadar menyampaikan materi, tapi membantu siswa menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta.
- Kolaborasi dan kreativitas: guru diajak merancang pembelajaran yang mendorong kerja kelompok, proyek, dan eksplorasi.
- Literasi TIK dan media: guru dilatih memanfaatkan teknologi, platform digital, dan media pembelajaran yang relevan.
- Pembelajaran kontekstual: materi dihubungkan dengan kehidupan nyata siswa, lingkungan, dan isu-isu aktual.
- Problem-based learning dan project-based learning: mahasiswa PPG tidak hanya kuliah teori, tetapi mengerjakan proyek dan menyelesaikan kasus pembelajaran nyata.
Di sisi lain, ppg 2026 daljab punya dimensi yang sangat praktis: sertifikat pendidik yang diperoleh setelah lulus PPG menjadi syarat utama untuk mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG). Untuk guru PAI di bawah Kemenag, sudah ditegaskan bahwa peserta PPG Daljab yang tuntas di 2025 akan mulai menerima TPG pada 2026. Artinya, apa yang Anda perjuangkan di masa persiapan PPG hari ini, akan sangat mungkin berbuah nyata di 2026 dan seterusnya.
Bagi guru honorer yang masih berjuang di seleksi PPPK, ppg 2026 daljab bisa menjadi:
- Tambahan nilai tawar: guru bersertifikat pendidik biasanya lebih diutamakan dalam berbagai kebijakan.
- Jaminan kompetensi: Anda tidak hanya “mengajar karena terbiasa”, tetapi diakui secara profesional.
- Pintu kesejahteraan: TPG yang cair rutin setiap bulan bisa menjadi penopang ekonomi yang selama ini terasa berat.
Mengapa 2025-12-23T00:00:00.000+07:00 Adalah Momen Tepat untuk Bersiap?

Jika melihat pola kebijakan, ppg 2026 daljab tidak berdiri sendiri. Ia terhubung dengan:
- Siklus PPG Daljab tahun-tahun sebelumnya (termasuk 2025)
- Seleksi PPPK Guru
- Pemberian Tunjangan Profesi Guru (TPG)
Pada 2025, Kemenag menyelesaikan PPG Dalam Jabatan untuk guru PAI. Guru-guru yang lulus seluruh rangkaian—mulai dari perkuliahan, praktik, hingga Uji Kompetensi PPG (UKPPG)—akan menerima TPG mulai 2026. Ini menunjukkan bahwa:
- PPG Daljab adalah jalur resmi menuju TPG.
Tanpa sertifikat pendidik, TPG tidak bisa diberikan, meskipun Anda sudah mengajar bertahun-tahun. - Ada timeline yang jelas dan ketat.
Di Kemendikbudristek, misalnya, terdapat pengaturan periode dan tahap PPG Daljab:- Periode 1 dimulai 17 Juni 2025.
- Periode 2 dimulai 12 Agustus 2025.
- Tahap 2 memiliki alur: konfirmasi kesediaan sampai 12 Juli, pelaporan ke LPTK 17–26 Juli, lalu lanjut ke UKPPG untuk mendapatkan SERDIK/NRG dan TPG.
- Lulus PPG 2025 → TPG 2026.
Pola ini memberi gambaran bahwa ppg 2026 daljab sangat mungkin menjadi kelanjutan dari siklus yang sama: guru yang ikut dan lulus PPG Daljab di sekitar periode ini akan merasakan dampak finansial dan profesional di tahun-tahun berikutnya.
Bagi Anda yang membaca artikel ini pada 2025-12-23T00:00:00.000+07:00 atau mendekati tahun 2026, ini adalah waktu emas untuk:
- Mengevaluasi posisi Anda: sudah daftar PPG? sudah ikut seleksi? masih di tahap mana?
- Menyusun strategi belajar: pedagogik, profesional, dan kesiapan UKPPG.
- Mengatur ulang prioritas: mengajar, belajar, dan mengurus administrasi PPG.
Dengan kata lain, ppg 2026 daljab bukan sekadar “program tahun depan”, tetapi momentum yang harus dipersiapkan sekarang.
Banyak guru honorer yang merasa kelelahan: pagi sampai siang mengajar, sore mengurus administrasi, malam belajar untuk PPPK atau PPG. Belum lagi urusan keluarga, kegiatan sosial, dan kebutuhan pribadi yang sering terabaikan.
Kalau Anda merasa:
- Sering belajar sambil mengantuk.
- Menunda-nunda membuka modul PPG atau latihan soal.
- Merasa minder karena belum S-1 Kependidikan atau belum pernah ikut PPG.
- Takut gagal di UKPPG atau seleksi administrasi.
Itu wajar. Anda tidak sendirian.
Namun, di balik lelah itu, ada fakta penting: sertifikat pendidik dari ppg 2026 daljab adalah kunci kesejahteraan yang sangat layak Anda dapatkan. Anda sudah mengajar, sudah mengabdi, sudah membimbing murid dengan segala keterbatasan. PPG bukan “hadiah untuk yang pintar saja”, tetapi hak profesional bagi guru yang mau belajar dan bertumbuh.
Di sinilah pentingnya mengelola diri: bukan hanya belajar keras, tetapi juga belajar cerdas dan terstruktur.
Agar persiapan ppg 2026 daljab tidak menguras tenaga secara berlebihan, Anda perlu manajemen waktu yang realistis. Bukan jadwal sempurna ala buku motivasi, tapi pola yang bisa dijalankan guru honorer di lapangan.
1. Pahami Pola Harian Anda Dulu
Sebelum membuat jadwal belajar, catat dulu selama 3–5 hari:
- Jam berangkat dan pulang mengajar.
- Waktu mengoreksi tugas, mengisi nilai, dan administrasi.
- Waktu untuk keluarga (mengurus anak, orang tua, pasangan).
- Waktu istirahat dan ibadah.
Dari sini, Anda akan melihat “celah waktu” yang bisa dioptimalkan untuk persiapan ppg 2026 daljab, misalnya:
- 30 menit sebelum berangkat sekolah.
- 45–60 menit setelah Isya.
- 1–2 jam di akhir pekan.
2. Terapkan Pola Belajar “Sedikit Tapi Konsisten”
Daripada memaksa belajar 3–4 jam dalam satu hari lalu berhenti total 4 hari, lebih baik:
- 30–45 menit per hari, tapi konsisten.
- Fokus pada satu topik per sesi: misalnya hari ini pedagogik, besok profesional, lusa latihan soal.
Contoh pola mingguan untuk persiapan ppg 2026 daljab:
- Senin: Pedagogik (teori belajar, karakteristik peserta didik).
- Selasa: Profesional (materi mapel yang sering keluar di soal).
- Rabu: Latihan soal dan pembahasan.
- Kamis: Review catatan dan rangkuman.
- Jumat: Menyusun atau memperbaiki RPP/Modul Ajar.
- Sabtu: Simulasi mini (mengerjakan soal 30–40 menit).
- Minggu: Istirahat aktif (membaca ringan, menonton video pembelajaran).
3. Gunakan Teknik “Belajar Berbasis Target Kecil”
Alih-alih menulis target “Menguasai semua materi PPG Daljab”, pecah menjadi:
- Hari ini: paham perbedaan pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran.
- Besok: paham konsep asesmen formatif dan sumatif.
- Lusa: bisa menyusun tujuan pembelajaran dengan format ABCD atau sesuai CP/KI-KD/Kurikulum Merdeka.
Dengan target kecil, Anda akan lebih mudah merasa “berhasil”, sehingga motivasi untuk terus mempersiapkan ppg 2026 daljab tetap terjaga.
4. Lindungi Waktu Fokus Anda
Pilih satu waktu yang paling mungkin tenang (misalnya setelah Subuh atau setelah Isya), lalu:
- Matikan notifikasi HP selama 30–45 menit.
- Siapkan buku catatan khusus PPG.
- Simpan semua materi di satu tempat (folder laptop, map khusus, atau binder).
Ingat, kualitas 30 menit fokus jauh lebih berharga daripada 2 jam belajar sambil memegang HP dan scrolling media sosial.
Walaupun gaya tulisan ini suportif, Anda tetap perlu gambaran teknis tentang apa yang akan dihadapi di PPG Daljab, terutama jika ada pretest, seleksi akademik, atau UKPPG. PPG Dalam Jabatan secara umum menguji dua ranah besar:
- Kompetensi Pedagogik
- Kompetensi Profesional
Keduanya akan sangat berpengaruh pada kelulusan Anda di ppg 2026 daljab.
Kompetensi Pedagogik: Mengajar Bukan Sekadar Menyampaikan Materi
Di ranah pedagogik, Anda akan sering berhadapan dengan:
- Teori belajar (behavioristik, kognitif, konstruktivistik, humanistik).
- Karakteristik peserta didik (perkembangan kognitif, sosial, emosional).
- Perencanaan pembelajaran (tujuan, materi, metode, media, evaluasi).
- Pelaksanaan pembelajaran (pembukaan, inti, penutup).
- Asesmen pembelajaran (diagnostik, formatif, sumatif, autentik).
- Pengelolaan kelas dan diferensiasi pembelajaran.
Contoh tipe kasus yang sering muncul (baik di pretest maupun UKPPG):
Seorang guru mendapati sebagian siswa sudah menguasai materi, sementara sebagian lainnya masih kesulitan. Apa langkah yang paling tepat dilakukan guru?
Jawaban yang diharapkan biasanya mengarah pada:
- Diferensiasi pembelajaran (pemberian tugas berbeda sesuai tingkat kemampuan).
- Remedial dan pengayaan.
- Asesmen formatif untuk memetakan kemampuan siswa.
Untuk ppg 2026 daljab, Anda perlu membiasakan diri membaca kasus seperti ini dan bertanya:
“Dari sudut pandang pedagogik, apa prinsip yang sedang diuji?”
Kompetensi Profesional: Menguasai Materi Ajar Secara Mendalam
Kompetensi profesional berkaitan dengan:
- Penguasaan materi pelajaran sesuai bidang (PAI, Matematika, Bahasa Indonesia, dll.).
- Kemampuan mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata.
- Kemampuan menyusun soal yang berkualitas (sesuai level kognitif, valid, reliabel).
Untuk guru PAI yang mengikuti ppg 2026 daljab di bawah Kemenag, misalnya, Anda perlu:
- Menguasai materi Al-Qur’an Hadis, Fikih, Akidah Akhlak, SKI, dan B. Arab (sesuai jenjang).
- Mampu mengaitkan nilai-nilai keagamaan dengan karakter peserta didik dan kehidupan sehari-hari.
- Menyusun pembelajaran yang menumbuhkan sikap religius, toleran, dan cinta tanah air.
Bagi guru mapel lain di bawah Kemendikbudristek, prinsipnya sama: kuasai betul materi inti, jangan hanya mengandalkan “kebiasaan mengajar”.
Salah satu tantangan besar di PPG Daljab adalah tugas menyusun perangkat pembelajaran: RPP atau Modul Ajar, terutama jika Anda mengikuti asesmen praktik mengajar atau wawancara. Di ppg 2026 daljab, kemampuan ini akan sangat menentukan penilaian asesor.
Berikut panduan praktis menyusun RPP/Modul Ajar yang relevan dengan Kurikulum Merdeka:
1. Mulai dari Profil Pelajar Pancasila dan CP/TP
Dalam Kurikulum Merdeka, pembelajaran diarahkan untuk membentuk Profil Pelajar Pancasila. Maka, ketika menyusun Modul Ajar untuk ppg 2026 daljab:
- Tentukan dulu Capaian Pembelajaran (CP) atau Tujuan Pembelajaran (TP) yang ingin dicapai.
- Hubungkan dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila yang relevan, misalnya:
- Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia.
- Bernalar kritis.
- Kreatif.
- Gotong royong.
Contoh:
Untuk guru PAI, materi tentang kejujuran bisa dikaitkan dengan dimensi “berakhlak mulia” dan “beriman, bertakwa kepada Tuhan YME”.
2. Rumuskan Tujuan Pembelajaran yang Jelas dan Terukur
Tujuan pembelajaran sebaiknya:
- Menggunakan kata kerja operasional (mengidentifikasi, menjelaskan, menganalisis, menyimpulkan).
- Spesifik dan terukur.
Contoh tujuan pembelajaran yang baik untuk ppg 2026 daljab:
“Melalui kegiatan diskusi dan studi kasus, peserta didik mampu menganalisis contoh perilaku jujur dan tidak jujur dalam kehidupan sehari-hari serta menyimpulkan dampaknya bagi diri sendiri dan lingkungan.”
3. Rancang Kegiatan Pembelajaran Berbasis Masalah/Proyek
Karena PPG Dalam Jabatan menekankan problem-based learning dan project-based learning, pastikan RPP/Modul Ajar Anda:
- Mengandung aktivitas yang menantang siswa berpikir kritis.
- Mengajak siswa bekerja sama dalam kelompok.
- Menghasilkan produk atau solusi nyata.
Contoh aktivitas:
- Siswa mengidentifikasi masalah ketidakjujuran di lingkungan sekolah (misalnya mencontek, memalsukan tanda tangan).
- Dalam kelompok, siswa merancang kampanye “Sekolah Jujur” (poster, video pendek, atau presentasi).
- Siswa mempresentasikan hasil proyek dan merefleksikan prosesnya.
4. Sertakan Asesmen Autentik
Untuk ppg 2026 daljab, asesor biasanya menyukai RPP/Modul Ajar yang:
- Tidak hanya menilai pengetahuan (tes tertulis), tetapi juga sikap dan keterampilan.
- Menggunakan rubrik penilaian yang jelas.
Contoh asesmen autentik:
- Penilaian proyek kampanye “Sekolah Jujur” dengan rubrik:
- Kesesuaian isi dengan nilai kejujuran.
- Kreativitas.
- Kerja sama tim.
- Kemampuan presentasi.
Dengan menyusun RPP/Modul Ajar seperti ini, Anda bukan hanya memenuhi tugas PPG, tetapi juga benar-benar mempraktikkan pembelajaran yang bermakna bagi siswa.
Di tengah padatnya jadwal mengajar dan persiapan ppg 2026 daljab, belajar sendirian sering membuat Anda cepat lelah dan bingung harus mulai dari mana. Di sinilah bimbingan belajar online khusus PPG dan tryout UKPPG bisa menjadi “teman lari maraton”: membantu menyusun jadwal belajar, menyediakan rangkuman materi, latihan soal terarah, simulasi ujian, hingga pendampingan menyusun RPP/Modul Ajar dan microteaching. Dengan begitu, Anda tidak perlu membuang waktu mencari-cari materi sendiri, dan bisa fokus pada hal yang paling penting: memahami konsep dan mempraktikkannya dalam kelas nyata.
Ada kalanya Anda merasa:
- “PPG itu buat yang muda-muda saja, saya sudah telat.”
- “Saya sudah ikut seleksi berkali-kali, selalu gagal.”
- “Mengajar saja sudah capek, bagaimana mau belajar lagi?”
Perasaan ini manusiawi. Namun, mari lihat dari sudut lain.
- Anda sudah mengajar, berarti Anda sudah punya modal besar.
Pengalaman di kelas adalah “laboratorium hidup” yang tidak dimiliki semua orang. PPG hanya membantu Anda merapikan dan menguatkan apa yang sudah Anda lakukan. - ppg 2026 daljab adalah kesempatan untuk mengubah nasib, bukan sekadar menambah beban.
Sertifikat pendidik dan TPG bukan hadiah instan, tetapi buah dari proses. Jika Anda bertahan sedikit lebih lama, hasilnya bisa dinikmati bertahun-tahun. - Anak didik Anda butuh guru yang terus bertumbuh.
Dengan mengikuti PPG, Anda memberi teladan bahwa belajar itu tidak berhenti hanya karena usia atau status.
Cobalah menulis satu kalimat motivasi pribadi dan tempel di meja kerja atau buku catatan PPG Anda, misalnya:
- “Saya berhak menjadi guru profesional dan sejahtera.”
- “Lelah hari ini adalah investasi untuk masa depan keluarga dan murid-murid saya.”
- “ppg 2026 daljab adalah langkah saya naik kelas sebagai guru.”
Setiap kali ingin menyerah, baca kembali kalimat itu.
Di ujung perjalanan PPG Dalam Jabatan, Anda akan berhadapan dengan Uji Kompetensi PPG (UKPPG). Inilah gerbang terakhir sebelum sertifikat pendidik dan TPG. Berdasarkan pola yang sudah berjalan:
- Peserta yang sudah menyelesaikan perkuliahan dan praktik akan dilaporkan ke LPTK.
- Lalu mengikuti UKPPG untuk mendapatkan SERDIK/NRG.
- Setelah lulus, barulah proses administrasi TPG berjalan.
Untuk menghadapi UKPPG di ppg 2026 daljab, beberapa hal yang perlu Anda jaga:
- Konsistensi latihan soal.
Jangan menunggu jadwal UKPPG keluar baru belajar. Latihan soal sedikit demi sedikit akan membuat Anda lebih siap. - Pemahaman konsep, bukan hafalan.
Soal-soal UKPPG sering berupa kasus. Jika Anda hanya menghafal definisi, akan mudah bingung. Pahami prinsip di balik setiap konsep. - Latihan microteaching.
Rekam diri Anda mengajar (pakai HP pun bisa), lalu tonton kembali:- Apakah pembukaan pelajaran sudah jelas?
- Apakah Anda memberi kesempatan siswa bertanya?
- Apakah penutup pelajaran merangkum inti materi?
- Jaga kesehatan fisik dan mental.
Tidur cukup, makan teratur, dan sisihkan waktu untuk istirahat. PPG adalah maraton, bukan sprint.
Pada akhirnya, ppg 2026 daljab bukan hanya tentang lulus atau tidak lulus, tetapi tentang siapa Anda setelah proses itu: guru yang lebih terampil, lebih percaya diri, dan lebih sejahtera. Anda mungkin lelah, tetapi lelah Anda punya arah. Setiap halaman modul yang Anda baca, setiap soal yang Anda kerjakan, setiap RPP yang Anda susun, adalah langkah kecil menuju pengakuan resmi bahwa Anda memang layak disebut guru profesional. Jangan biarkan rasa takut atau minder menghentikan langkah. Atur waktu, cari pendamping belajar yang tepat, dan izinkan diri Anda untuk naik kelas. Murid-murid Anda menunggu versi terbaik dari diri Anda, dan ppg 2026 daljab adalah salah satu jalan paling nyata untuk sampai ke sana.
Baca Juga : Pendidikan Inklusif sebagai Kunci Sekolah yang Merangkul Semua
Sumber Referensi
- PUSAKA-V3.KEMENAG.GO.ID – Kemenag Tuntaskan PPG Daljab PAI 2025, Tunjangan Profesi Guru Mulai Cair 2026
- PPG.KEMENDIKDASMEN.GO.ID – PPG Dalam Jabatan
- YOUTUBE.COM – PPG DALAM JABATAN TAHAP 2 DAN PERIODE 2A PPG GURU TERTENTU DI SIM PKB TAHUN 2025
Program Value Jadi PPG
“Menjadi guru profesional bersama JadiPPG Join grup dan kegiatan update👇🏻”
📋 Cara Membeli dengan Mudah:
- Unduh Aplikasi JadiPPG: Temukan aplikasi JadiPPG di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
- Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiPPG Anda melalui aplikasi atau situs web.
- Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
- Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “bimbelppg” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
- Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES128”, masukkan untuk diskon tambahan.
- Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
- Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.
Ayoo Download Aplikasi JadiPPG karena banyak sekali yang bisa kamu dapatkan agar kalian CEPAT TERLATIH dengan Soal soal PPG 2024!!!
- Dapatkan ribuan soal PPG 2024 dengan pembahasan yang mudah dipahami, berupa video dan teks
- Live Class Gratis (Berlajar Bareng lewat Zoom)
- Materi-materi PPG 2024
- Ratusan Latsol PPG 2024
- Puluhan paket Simulasi PPG 2024
- dan masih banyak lagi yang lainnya

